Ketika kamu bekerja atau banyak beraktivitas di dunia digital, maka kamu wajib tahu tentang apa itu hosting. Pengertian Hosting adalah sesuatu yang akan banyak kamu temukan terutama jika kamu seorang pengembang web. Mengetahui tentang apa itu hosting akan sangat membantu karirmu.

Istilah hosting sendiri mungkin masih sangat asing bagi mereka yang tidak berkecimpung di dunia teknologi digital.

Jika kamu salah satunya dan ingin tahu lebih dalam tentang hosting, kamu di tempat yang tepat. Karena berikut ini kami akan bahas tuntas tentang arti hosting dan lain-lain.

Apa itu Web Hosting?

Website dibangun dari sekumpulan kode yang ada pada file. Tidak hanya itu, banyak website juga memiliki resource sendiri seperti gambar, suara, atau bahkan video.

Tapi pernahkah kamu berpikir dimana pengembang website menyimpan semua file mereka sehingga bisa online dan dilihat oleh pengguna internet?

Tentunya tidak mungkin mereka terus menyimpannya di perangkat lokal mereka karena tidak akan bisa disebarluaskan.

Nah, inilah pengertian hosting. Jadi web hosting adalah sebuah tempat di internet yang dapat digunakan oleh para pengembang untuk menyimpan semua file yang mereka butuhkan untuk membangun website mereka.

File tersebut bisa berupa database, gambar, video, suara, script, dan lain-lain. Nantinya semua pengunjung dari website yang mengakses domain sebuah website akan memanggil semua resource dari hosting ini untuk dibuild dan diperlihatkan kepada pengguna agar dapat diakses.

Hosting adalah sebuah tempat di internet yang tentunya tidak gratis. Kamu harus menyewanya agar bisa digunakan untuk menyimpan file-file website.

Untuk lebih mudah mengerti tentang hosting, kami bisa jelaskan pengertian hosting dengan pengibaratan membangun rumah.

Ibaratkan rumah adalah website dan tanah adalah hosting. Untuk bisa membangun rumah, kamu tentu harus membeli atau menyewa tanah terlebih dahulu.

Seperti itulah kira-kira yang terjadi pada website dan hosting di internet.

Jenis Web Hosting

Sebagaimana yang telah kami jelaskan di atas dimana web hosting adalah sebuah tempat yang bisa disewa di internet untuk menyimpan file-file website, hosting juga ada banyak jenisnya.

Berikut ini beberapa jenis hosting yang populer digunakan saat ini :

1. VPS (Virtual Private Server)

VPS adalah jenis hosting yang banyak digunakan oleh website dengan eskalasi yang besar. Seperti website perusahaan, e-commerce, dan lain-lain.

Kenapa website besar membutuhkan VPS? Karena VPS menyediakan server privat dimana hanya penyewa hosting yang bisa mengelola server tersebut.

Dari cara kerja tersebut, bisa dilihat bahwa VPS memiliki keamanan tingkat tinggi. Karena pengguna VPS bisa memastikan file-filenya aman pada server tersebut tanpa ada pengguna lain yang bisa melihatnya.

Selain itu VPS juga menyediakan sumber daya yang lebih banyak karena tidak harus berbagi dengan orang lain.

Jika kamu menggunakan VPS, maka kamu akan punya kebebasan untuk mengatur semua sumber daya yang ada pada server yang sudah kamu sewa.

Tapi karena semuanya bisa kamu atur sendiri, maka kami rekomendasikan bagi kamu untuk memiliki keahlian teknis dulu agar bisa mengoperasikan VPS dengan lancar.

2. Shared Hosting

Shared hosting adalah hosting yang mengizinkan banyak user pada satu server. Karena ada banyak user, maka sumber daya yang ada pada server tersebut akan dibagi untuk bisa digunakan secara bersama-sama (sharing).

Keunggulan dari jenis shared hosting ini adalah biaya yang lebih murah. Karena kamu bisa mengajak orang lain untuk menggunakan hosting yang sama dan membagi pembayarannya.

Hanya saja jika kamu berencana membuat projek yang sangat besar, tidak disarankan untuk menggunakan shared hosting.

Karena membludaknya pengunjung tidak hanya akan berdampak pada websitemu, tapi juga website lain yang menggunakan server yang sama.

3. Cloud Hosting

Cloud hosting adalah hosting yang servernya berada di cloud. Jenis hosting ini banyak digunakan dan popularitasnya meningkat akhir-akhir ini.

Banyak platform menawarkan cloud hosting berteknologi tinggi seperti AWS, Digital Ocean, dan lain-lain.

Cloud hosting dianggap mampu mengakomodasi semua kebutuhan websitemu dari projek kecil hingga projek besar.

Salah satu kelebihan dari cloud hosting adalah kemungkinan mengalami gangguan servernya sangatlah kecil. Ini dikarenakan beban dibagi ke banyak server sekaligus.

Dengan demikian, jika satu server down, maka kamu masih bisa menggunakan server lain.

4. WordPress Hosting

Seiring dengan meningkatkan teknologi dan pengguna WordPress. Saat ini banyak penyedia hosting menyediakan hosting khusus untuk WordPress.

Di sini kamu akan disediakan tempat dan plugin khusus yang dapat dipakai untuk menyimpan semua file hosting.

File hosting adalah file-file yang harus kamu upload dan dibutuhkan untuk membangun websitemu agar dapat online.

WordPress hosting artinya kamu sebagai pengguna dapat dengan sangat mudah menghosting website berbasis WordPress-mu.

Dikatakan mudah karena umumnya penyedia hosting memiliki automasi sehingga proses hosting bisa dilakukan dengan jauh lebih cepat.

Penggunaan dan Cara Kerja Hosting

Pengertian Web hosting adalah hosting yang digunakan untuk menyimpan file-file untuk website. Tapi bagaimanakah cara kerjanya? Berikut penjelasannya.

  • Pertama, pengguna menyimpan semua file yang dibutuhkan untuk membangun sebuah web ke hosting yang sudah disewa. File-file ini bisa berupa file pemrograman, file video, gambar, script, dan semua file lain yang dibutuhkan
  • Selanjutnya, pengguna akan mengakses website tersebut melalui domain yang telah didaftarkan
  • Browser akan meminta file yang sudah dipanggil melalui domain untuk dikirim agar website bisa diakses
  • Selanjutnya server akan bertindak untuk mengirim file yang dibutuhkan kepada browser
  • Website dibangun dan pengunjung bisa mengakses website tersebut sebagaimana kodenya telah dibangun.

Itu adalah cara kerja hosting secara umum dan dalam keadaan ideal. Pada kenyataannya, hosting tidak selalu bekerja semulus itu. Apalagi pada website dengan banyak sekali pengguna.

Ketika pengunjung sebuah website sudah melebihi kapasitas yang telah ditentukan, maka server bisa mengalami down dan berhenti mengirim file pada browser.

Pada tahap ini, tugas hosting adalah terus mengirimkan permintaan dari browser.

Tapi karena server down, maka file-file tersebut tidak pernah sampai ke browser akibatnya pengguna tidak bisa mengakses website yang diinginkan.

Inilah yang terjadi ketika server down pada website yang sering diakibatkan karena kelebihan pengunjung.

Perbedaan Hosting dan Domain

Hosting dan domain merupakan kebutuhan utama ketika hendak membuat website. Namun masih banyak salah paham tentang perbedaan keduanya.

Jadi, seperti yang telah kami jelaskan di atas yakni hosting adalah sebuah tempat di internet yang digunakan untuk menyimpan file-file untuk membangun sebuah website agar dapat berjalan dengan baik.

Sedangkan domain adalah sistem penamaan agar website bisa diakses. Pada dasarnya, untuk mengakses website kamu bisa melakukannya melalui IP address yang merupakan kombinasi dari angka-angka.

Namun kombinasi angka ini akan sulit diingat dan dari segi branding tentu saja sangat kurang.

Oleh karena itu dibuatlah sistem domain sehingga orang akan lebih mudah dalam mengingat dan mengakses sebuah website tentunya.

Kesimpulan

Demikian penjelasan tentang apakah yang dimaksud dengan hosting dan semua yang terkait dengannya.

Hosting adalah hal yang penting dan wajib kamu pelajari jika kamu ingin menjadi pengembang website yang handal.

Silahkan berdiskusi...